Pancasila itu Islami

2

PesanKiai.com – Polemik tentang Islam dan Pancasila terus menjadi perhatian banyak pihak. Nahdlatul Ulama menjadi satu-satunya organisasi Islam terbesar di negeri ini yang secara eksplisit menyatakan bahwa Pancasila tidak bertentangan dengan Islam.

Dalam muktamar NU di Situbondo pada tahun 1984 dikeluarkan maklumat yang berisi poin-poin penting yang menegaskan bahwa Pancasila sesuai dengan prinsip-prinsip di dalam Syariat Islam.

Meskipun demikian, selalu ada pihak yang terus menyoal Pancasila. Gus Muwafiq dalam sebuah ceramahnya mengisahkan kelompok-kelompok tersebut sudah ada sejak awal kemerdekaan Republik Indonesia.

“Ada kelompok yang menganggap Pancasila kurang Islami, sehingga lahirlah Piagam Jakarta. Tapi beberapa pihak dari Batak, Bali, dan lainnya tidak menerima klausul Piagam Jakarta tersebut”, ujar Gus Muwafiq.

Kiai yang dikenal dengan humor-humor segarnya itu menambahkan, Bung Karno akhirnya mengutus KH. Wahid Hasyim untuk bertanya kepada Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari. “Untuk memutuskan Pancasila sebagai dasar negara, Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari melakukan puasa dan shalat istikharah. Hasilnya, Hadratussyaikh menyatakan Pancasila sudah sesuai dengan Syariat Islam, hapus saja Piagam Jakarta”, jelas Gus Muwafiq.

Menurut Gus Muwafiq, sila-sila dalam Pancasila pun mudah didapatkan pendasaran teologisnya di dalam al-Quran dan hadis Nabi Muhammad SAW. “Misalnya kata kerakyatan dalam sila keempat itu berasal dari bahasa Arab, yaitu ra’iyyah. Begitu pula kata “hikmah” dan “permusyawaratan” juga mempunyai dasarkan dalam al-Quran”, pungkas Gus Muwafiq.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here