Kiai Husein Muhammad: Muslim Harus Memberi Rasa Aman

2

PesanKiai.com – Umat Islam Indonesia dikenal sebagai umat yang dari segi populasi sebagai mayoritas. Selama ini ini, umat Islam Indonesia dikenal ramah, toleran, dan moderat. Tapi, belakangan ini muncul kelompok-kelompok yang melakukan kekerasan atas nama agama. Karena itu diperlukan tafsir terhadap hakikat dan makna seorang Muslim.

Husein Muhammad, Pengasuh Pondok Pesantren Arjawinangun Cirebon menjelaskan tentang hakikat Muslim. “Nama ataupun istilah Muslim sejak dulu sudah digunakan di dalam dunia Islam. Mulai dari Nabi Adam sampai Nabi Muhammad SAW semuanya menyebut dirinya Muslim. Akan tetapi, acapkali orang Islam belum mengetahui makna Muslim yang sebenarnya, seperti yang dilakukan oleh para Nabi dan Rasul terdahulu”, ujar Kiai yang dikeal juga sebagai pakar fenimisme Islam.

Kiai Husein menambahkan, Muslim bukanlah sebuah nama, melainkan seseorang yang menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT. “Seluruh Nabi menyebut dirinya sebagai orang Muslim, itu bermakna bahwa semua nabi telah mesmasrahakan dirinya kepada Allah SWT. Muslim bukan nama dari seseorang ataupun komunitas tertentu, keyakinan tertentu, tidak seperti itu”, ungkap Kiai lulusan al-Azhar Kairo, Mesir itu.

Seorang Muslim, menurut Kiai Husein seharusnya tercermin dalam tindakannya. Tidak sedikit orang yang mengaku Muslim, tetapi tindak tutur dan perbuatannya jauh dari kandungan Muslim itu sendiri. Bahkan, kadang perbuatannya bisa merugikan orang lain dan lingkungan sekitar, seperti mencela sesama manusia, menyalahkan pendapat orang lain dan menghakimi orang lain atas perspektif diriya sendiri. “Seorang Muslim adalah orang yang bersamanya merasa aman dari tuturkatanya, maupun tindakanyai, sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW”, pungkasnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here