PMII Pionir Moderasi Islam Indonesia

2

PesanKiai.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) tengah memasuki Hari Lahir (Harlah) yang ke-58 (17 April 1960- 17 April 2018). Sekitar 10 ribu kader PMII dari seluruh Indonesia akan menghadiri puncak peringatan harlah ini yang akan berlangsung di Gedung Sabuga Institut Teknologi Bandung (ITB), Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (17/4). Presiden Jokowi juga dijadwalkan hadir dalam peringatan ini.

Menurut Ketua Umum PB PMII Agus M. Herlambang, PMII merupakan organisasi yang lahir dari rahim pesantren, karena sebagian besar kader PMII merupakan para santri. Oleh karena itu, setiap santri sudah sejatinya meneruskan perjuangan Islam  ala pesantren dengan bergabung dengan PMII ketika kelak menjadi mahasiswa. “PMII lahir daripesantren, maka santri harus masuk PMII,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Agus tersebut juga menambahkan, PMII merupakan pionir moderasi Islam Indonesia di kalangan mahasiswa. Selain telah melahirkan ribuan pemimpin dan pemikir yang turut mewarnai perjalanan bangsa Indonesia, PMII juga menjadi representasi Islam moderat, terbuka, dan toleran di kalangan mahasiswa.

KH Nuril Huda, salah seorang pendiri PMII mengatakan, PMII dan santri adalah penerus estafet perjuangan NU di masa depan. PMII sejak dulu telah menjadi simpul dan sentral kekuatan NU yang mampu memecahkan persoalan-persoalan sosial politik di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, menurut KH Nuril, pengabdian di PMII harus senantiasa mengedepankan keikhlasan.  “Maka pengabdiannya harus dibarengi dengan keikhlasan,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here