Islam Moderat Untuk Peradaban Global

0 7

PesanKiai.com – Sekitar 50 tokoh ulama dan cendekiawan dari sejumlah negara akan menghadiri High Level Consultation of World Muslim Scholars On Wasatiyyat Islam (HLC-WMS) di Bogor pada 1-3 Mei dan di Jakarta pada 4 Mei 2018.

Perhelatan HLC-WMS digelar sebagai ajang promosi konsep Islam Wasatiyah (moderat), yaitu corak Islam yang berkembang di Indonesia. Dalam kesempatan ini juga ulama dan cendekiawan Indonesia akan memperkenalkan konsep Islam Wasatiyah ala Indonesia agar menjadi model di dunia untuk menyelesaikan permasalahan global.

Acara ini akan dibuka Presiden Joko Widodo dan ditutup oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Imam Besar Al-Azhar, Kairo, Yang Mulia Ahmed Ath-Thayyeb dan President of The Forum Promoting Peace in Muslim Society and Vice President of International Union of Muslim Scholars, Prof. Abdullah bin Bayyah akan menjadi pembicara kunci dalam acara ini.

Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban, Prof. Din Syamsuddin mengatakan bahwa acara ini merupakan forum ulama dan cendekiawan yang akan membahas suatu dokumen sebagai acuan umat Islam khususnya dan masyarakat luas umumnya di seluruh dunia melalui prinsip jalan tengah.

“HLC-WMS akan melahirkan Bogor Message, dokumen penting yang bisa menjadi acuan umat manusia dalam mengembangkan peradaban melalui prinsip jalan tengah atau Islam Wasatiyah,” Ujarnya.

Mantan Ketua Umum Muhammadiyah ini juga menegaskan bahwa Islam Wasatiyah merupakan alternatif yang dapat dijadikan solusi untuk menemukan titik-temu konsep bernegara dan beragama. Islam Wasatiyah juga dapat berkontribusi bagi peradaban dunia karena memegang prinsip rasional, moderat, toleran dan ramah.

“Konsep Islam Wasatiyah adalah jalan tengah dalam bermasyarakat dan bernegara. Mengedepankan ajaran yang rasional, moderat, adil, toleran, dan bertenggang rasa,”Kata Din, Senin (9/4/2018) di kantor  UKP-DKAAP, Jakarta.

Laporkan Iklan Tidak Layak: Klik
loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.