Gus Yusuf Chudlori: Santri Harus Melek Teknologi

0 15

PesanKiai.com, Era digital ditandai dengan arus informasi yang begitu cepat. Kebutuhan akan informasi menjadi bagian penting masyarakat di belahan dunia manapun. Namun demikian, keberadaan media sosial di satu sisi membawa dampak positif seperti kemudahan dalam akses informasi dan pengetahuan. Namun di sisi lain, juga memberi dampak negatif, seperti informasi yang bermuatan kebohongan dan ujaran kebencian.

Dalam menyikapi arus teknologi yang begitu pesat itu, Gus Yusuf, seorang Kiai muda pengasuh Pondok Pesantren Tegalrejo, Magelang mengingatkan kepada para santri agar merespon perkembangan teknologi dengan melek teknologi. Dalam pandangan Gus Yusuf, setiap santri harus mampu menampilkan khazanah pesantren yang begitu kaya kepada masyarakat luas melalui media sosial.

Kiai yang akrab disapa Gus Yusuf tersebut menekankan, tantangan santri ke depan tidak hanya berkutat pada ilmu di pesantren semata, melainkan juga strategi dalam mengisi ruang dakwah di era digital. Menurut Gus Yusuf, seorang santri memiliki modal pendidikan akhlak ala pesantren sebagai alternatif untuk mengisi ruang media sosial yang mutakhir ini tercemari oleh konten negatif berupa ujaran kebencian.

“Menjadi santri yang cerdas zaman sekarang tidak cukup menjadi ‘alim saja, namun bisa membaca tantangan zaman dan menjawabnya dengan solusi zaman itu. Keberadaan santri sangat diharapkan untuk mampu mengisi ruang teknologi informasi dengan berpijak pada akhlak yang ia dapatkan saat di pesantren dulu yang sekarang mulai tercemari dengan konten yang mengandung hoaks dan ujaran kebencian,” terangnya.

Gus Yusuf menambahkan, teknologi merupakan karunia Allah yang patut disyukuri. Oleh karena itu, keberadaan teknologi harus bisa membawa kemanfaatan dan kemashlatan. Jangan sampai keberadaan teknologi malah disalahgunakan untuk hal yang negatif yang mengarah kepada kebencian dan perpecahan.

“Teknologi adalah karunia Allah yang mana ketika itu dimanfatkan oleh orang baik, maka teknologi akan membawa kemanfaatan dan kemaslahatan. Sebaliknya, jika teknologi dimanfaatkan oleh orang jahat, maka teknologi akan membawa madhorot (kerusakan)”, tegas Gus Yusuf.

Laporkan Iklan Tidak Layak: Klik
loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.