Presiden Jokowi: Indonesia Poros Moderasi Islam Dunia

2

PesanKiai.com, Indonesia merupakan negara mayoritas penduduknya Muslim, tapi paling demokratis dan mampu membangun hidup damai di tengah kebhinekaan. Hal tersebut menjadi modal penting agar Indonesia mendorong lahirnya Poros Moderasi Islam Dunia.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam pembukaan Konsultasi Tingkat Tinggi (KTT) Ulama dan Cendekiawan di istana Bogor. “Posisi Indonesia sangat jelas. Kami mendorong dan berkomitmen untuk lahirnya poros wasatiyyah Islam. Kami ingin menunjukkan kepada dunia bawa Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin, yang menjadi rahmat bagi seluruh alam semesta”, ujar Jokowi dalam sambutannya di hadapan 100 ulama yang hadir dari berbagai penjuru dunia.

Dunia Islam, menurut Jokowi, membutuhkan gelombang besar moderasi Islam, yang melibatkan banyak pihak untuk menyebarluaskan moderasi Islam.

“Gerakan wasatiyyah Islam harus menjadi gerakan yang mendunia, yang menginspirasi para pemimpin, ulama, kaum muda, dan umat Islam pada umumnya agar tetap teguh pada jalur moderasi Islam”, tegas Jokowi.

Maka dari itu, diperlukan upaya yang sungguh-sungguh dari para ulama untuk mewujudkan mimpi lahirnya poros moderasi Islam dunia. Perlu ada kerja keras dari semua pihak, khususnya ulama.

“Keterlibatan para ulama menjadi sangat penting karena para ulama adalah pewaris para Nabi dan obor keteladanan bagi umat. Jika para ulama bersatu padu dalam satu barisan untuk membumikan moderasi Islam, saya optimis poros wasatiyyah Islam akan menjadi arus utama”, pungkasnya.

Setelah acara pembukaan, Presiden Jokowi, Grand Syaikh al-Azhar dan para ulama langsung melaksanakan shalat zuhur berjemaah di Masjid Istana Bogor, lalu dilanjutkan makan siang bersama para ulama di Grand Garden Resto and Cafe yang masih berada di lingkungan Istana Kebun Raya Bogor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here