Sugi Nur Raharja Tersangka, Lagi-lagi FPI Tuding Ini Kriminalisasi Ulama - PesanKiai.com

Sugi Nur Raharja Tersangka, Lagi-lagi FPI Tuding Ini Kriminalisasi Ulama

Sugi Nur Raharja Tersangka, Lagi-lagi FPI Tuding Ini Kriminalisasi Ulama

PESAN KIAI - Penetapan tersangka Sugi Nur Raharja (Gus Nur) oleh Polda Jawa Timur, disebut Front Pembela Islam (FPI) sebagai bentuk kriminalisasi Ulama. Selain itu FPI juga menegaskan posisi Gus Nur di Ormas ini, bukan siapa-siapa. Orang kontroversial ini bukan pengurus atau anggota FPI seperti banyak disebut media-media.

"Bukan pengurus dan bukan pula anggota FPI, beliau ulama yang sedang dikriminalisasi makanya kita wajib bela," kata Juru Bicara FPI Slamet Ma'arif dilansir detikcom, Kamis (22/11/2018) malam.

Slamet kemudian mengatakan FPI dan PA 212 bakal memberi bantuan kepada Gus Nur. Bantuan itu salah satunya lewat divisi hukum PA 212.

"Kita akan terus dampingi lewat divisi hukum PA 212 dan pengawal oleh laskar dan alumni 212. Insyaallah, FPI juga akan mengawal beliau," ujarnya.

Kuasa Hukum FPI Munarman juga mengatakan FPI sudah mengistruksikan anggotanya agar membantu Gus Nur. "FPI sudah menginstruksikan kepada seluruh anggota FPI agar membela, membantu dan mengawal Gus Nur dalam menghadapi persoalan hukumnya," ujar Munarman.

Sebelumnya, Polda Jawa Timur (Jatim) menetapkan Gus Nur sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik. Dia ditetapkan sebagai tersangka lantaran videonya dianggap menghina Nahdlatul Ulama (NU).

"Hari ini kami menetapkan berdasarkan dari masukan saksi-saksi ahli, kami menetapkan saudara Sugi Nur Raharja sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera saat rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (22/11).

Dia juga menegaskan penetapan Gus Nur sebagai tersangka bukan bentuk kriminalisasi ulama. Menurutnya, penetapan tersangka tersebut dilakukan berdasarkan fakta-fakta hukum dan keterangan ahli.

"Di mana letak kriminalisasi yang dilakukan Polda? Kecuali itu bukan tindak pidana dijadikan pidana atau tidak ada tindak pidana dijadikan pidana," ujarnya.

Gus Nur pun telah diperiksa oleh Polda Jatim. Dia menjelaskan kalau video yang dibuatnya sebagai balasan atas video yang dibuat oleh media sosial bernama Generasi Muda NU.

Sementara itu, PBNU mendukung langkah Polda Jawa Timur yang menetapkan Sugi Nur Raharja alias Gus Nur sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik. Kasus ini disebut sudah lama dibahas oleh para pengurus NU.

"Kami mendukung penuh langkah polisi meskipun kalau menurut para pengurus sudah cukup lama ini, tapi kita mendukung proses hukum ini," kata Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, Kamis (22/11/2018).

Helmy mengatakan Gus Nur harus diproses secara hukum agar kasus serupa tak terulang ke depan. Dia menyebut seseorang tak boleh seenaknya menghina atau menyebarkan kebencian.

"Agar menjadi pelajaran bahwa dalam berbangsa dan bernegara ada koridor hukum. Nggak bisa kita mengeluarkan kalimat seenaknya sendiri, menghina, menyebarkan kebencian," ujarnya.

Dia juga meminta proses hukum terhadap Gus Nur dilakukan secara transparan dan seadil-adilnya. Helmy menyatakan peristiwa ini merupakan akumulasi dari banyak peristiwa serupa yang sudah dilaporkan oleh keluarga besar NU.

"Harus secara transparan dan seadil-adilnya karena dalam peristiwa ini kan akumulasi dari banyak peristiwa yang sudah dilaporkan keluarga besar NU ya. Kebanyakan teman-teman di bawah menyampaikan sejak lama sebetulnya," ucap Helmy. (detik.com/Noor Ahmad)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Sugi Nur Raharja Tersangka, Lagi-lagi FPI Tuding Ini Kriminalisasi Ulama"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel