Ketua Pemuda Muhamadiyah Sesalkan Reuni 212 Dikangkangi Agenda Politik - PesanKiai.com

Ketua Pemuda Muhamadiyah Sesalkan Reuni 212 Dikangkangi Agenda Politik

Ketua Pemuda Muhamadiyah Sesalkan Reuni 212 Dikangkangi Agenda Politik
Prabowo di Gelaran Aksi 212
PESAN KIAI - Sunanto (Cak Nanto) Ketua PP Pemuda Muhammadiyah menyoroti soal isu politik praktis di gelaran aksi Reuni 212, Minggu, (02/11/2018). Menurut Cak Nanto reuni 212 mustinya menjadi ajang silaturahim dan dakwah Islam saja, tak semestinya acara tersebut dikangkangi agenda politik.

Pemuda Muhammadiyah sebelumnya menyatakan menghormati digelarnya Reuni 212 selama berjalan atas nama dakwah Islam dan silaturahmi antarumat Islam. Pemuda Muhammadiyah tidak mengutus kadernya mengikuti acara tersebut, tapi juga tidak melarang kader yang ingin ikut.

Acara Reuni 212 yang digelar dari pukul 03.00 WIB dengan dimulai salat subuh berjemaah di Monumen Nasional berlangsung damai hingga ditutup pukul 11.00 WIB. Acara dihadiri Prabowo dan elite parpol pendukung Prabowo-Sandi. Prabowo berorasi singkat dalam acara itu dan menyatakan dirinya dilarang kampanye. Namun sejumlah orang mengelu-elukan Prabowo dan berteriak 'hidup Prabowo' sambil mengacungkan dua jari.

Orator lainnya, Tengku Zulkarnaen, menyindir pembangunan infrastruktur pemerintah Jokowi. Dalam acara itu, Habib Rizieq Syihab dalam orasinya menyerukan 2019 ganti presiden. Setelah orasi Rizieq, diputar lagu 2019 ganti presiden. Acara ditutup dengan orasi Habib Bahar bin Smith, yang dipolisikan karena berkata-kata kasar menyebut Jokowi banci.

Melihat fakta tersebut, Sunanto berpendapat agenda politik telah menyusup dalam Reuni 212. Ia pun menyesalkannya. "Itu sepatutnya tidak terjadi. Karena substansi gerakan 212 ini adalah doa dan zikir," kata Sunanto. "Seharusnya dijaga subtansinya. Gerakan yang ada nilai politis seharusnya tidak menumpang gerakan 212 itu," ujarnya.

Bawaslu masih akan menyelidiki tentang Prabowo yang dielu-elukan peserta dan diputarnya lagu 2019 ganti presiden apakah masuk dalam kampanye atau bukan. (detik)
Editor: Noor Ahmad

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Ketua Pemuda Muhamadiyah Sesalkan Reuni 212 Dikangkangi Agenda Politik"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel