Tak Ada Konsistensi Dalam Politik, Semua Dinamis, Lihat Track Jejak Digital Ini - PesanKiai.com

Tak Ada Konsistensi Dalam Politik, Semua Dinamis, Lihat Track Jejak Digital Ini

Jokowi dan Prabowo Naik Kuda di Hambalang
Jokowi dan Prabowo Naik Kuda di Hambalang
PESAN KIAI - Tidak ada konsistensi dalam politik. Semua dinamis. Musuh hari ini bakal menjadi sahabat di esok hari. Demikian pula sebaliknya. Memuji dan menjilat fulan setahun silam, setahun lagi bakal memaki dan memfitnahnya.

Jika tak percaya, coba cek jejak digital para pelaku politik. Tahun 2009 ada foto Bu Mega dan Pak Prabowo ngulek sambel bareng. Itu demi tujuan pilpres. Tiga tahun terakhir pendukung keduanya saling caci-maki di medsos.

Kubu PKS dan PDI-P saling serang dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta, tapi saling elus di Pilkada Jatim. Rukun. Gara-gara menolak Ahok, Kiai A disebut sebagai Ulama Su'. Kini, ulama tersebut satu kubu dengannya, maka ramaikah dia dipuji-puji sebagai "ulama beneran".

Partai A menertawakan kubu Partai B gara-gara anggotanya terlibat korupsi. Tak berselang lama, giliran kubu Partai B mencela Partai A karena fungsionarisnya terlibat suap dan skandal cinta. 

Terus saja begitu sampai meteor coklat menghantam ladang gandum dan jadilah Koko Crunch.
Dulu, Pak Jokowi dirisak hanya karena Alpatekah. Kini, ganti Pak Prabowo yang keseleo lidah. Lalu, ramailah dunia medsos dengan goreng-menggoreng dan saling menertawakan keawaman kedua capres itu.

Lalu, apa yang hendak kau sampaikan, Ferguso?

Dalam politik, jangan pernah mencaci kubu lawan atas tindakan yang mereka perbuat, sebab suatu saat kubumu akan melakukan hal yang sama. Ingatlah itu, Marimar!

Oleh: Gus Rizal Mumaziq

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Tak Ada Konsistensi Dalam Politik, Semua Dinamis, Lihat Track Jejak Digital Ini"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel