Selain bermartabat mulia, seorang guru yang mengerti hukum akan mempertimbangkan masalah dengan merujuk pada Alquran, Hadits, Ijma’ dan Qiyas. Seorang guru yang terpilih tidak gemar mengikuti nafsunya. Tidak mengedepankan kepentingan pribadi apalagi syahwat politik. Maka pintar-pintarlah memilih seorang guru.

Selain bermartabat mulia, seorang guru yang mengerti hukum akan mempertimbangkan masalah dengan merujuk pada Alquran, Hadits, Ijma’ dan Qiyas.
Seorang guru yang terpilih tidak gemar mengikuti nafsunya. Tidak mengedepankan kepentingan pribadi apalagi syahwat politik. Maka pintar-pintarlah memilih seorang guru.

Laporkan Iklan Tidak Layak: Klik
loading...