Keutamaan Ibadah Sosial di 10 Hari Terakhir Ramadan

2 41

I’tikaf itu intinya lebih mengingat akhirat daripada dunia, bertaqorrub dengan segala macam ibadah, bertafakur terhadap ayat Qouliyah (kitab suci) maupun ayat kauniyyah (alam raya yang menakjubkan).

I’tikaf bisa dilakukan selama 10 hari terakhir Ramadhan tanpa keluar dari lingkungan masjid, bisa juga dilakukan insidental setiap kali masuk masjid/musholla untuk mengerjakan sholat fardhu, sholat tarawih, taklim atau ibadah lainnya disertai dengan niat beri’tikaf. Sebab batasan minimal lama I’tikaf itu adalah seukuran membaca “Subhanallah”. Nanti setiap kali keluar masjid untuk suatu keperluan/hajat, i’tikafnya terhenti sementara dan saat masuk masjid kembali, ia harus memperbaharui niat ‘itikafnya.

Memang mengkhususkan 10 hari untuk “stay tune” di masjid guna beri’tikaf dan taqorrub sangatlah baik. Namun ada amalan yang lebih baik lagi daripada itu yakni menolong terpenuhinya kebutuhan sesama Muslim yang membutuhkan pertolongan apakah bentuknya berupa membayarkan hutang orang yang kesusahan, membelikan baju lebaran untuk anak yatim, menebar sembako kepada fakir miskin, mengurus perobatan orang yang sakit, dan sejenisnya. Semua perbuatan sosial tersebut ternyata memiliki nilai pahala yang sangat besar melebihi pahala i’tikaf yang notabene untuk kepentingan pribadi.
Rasulullah saw bersabda :

لأن تمشي فى حاجة مسلم فتقضيها خير من ان تعتكف في مسجدي هذا عشر سنين (رواه الترمذي والحاكم)

LA AN TAMSYIYA FI HAJATI MUSLIMIN FATAQDHIIHAA, KHOIRUN MIN AN TA’TAKIFA FI MASJIDII HAADZAA ‘ASYRO SINIIN

” Sungguh jika kamu berusaha memenuhi hajat seorang Muslim, lalu diurus hingga kelar, iyu lebih baik daripada engkau beri’tikaf di mesjidku (Mesjid Nabawi) ini selama 10 tahun.” (H.R.at-Tirmidzy dan al-Hakim).


Oleh: KH. Cep Herry Syarifuddin

2 Comments
  1. […] Mau Selamat Dunia Akhirat? Ikuti Empat Pesan Rasulullah Ini […]

  2. […] Mau Selamat Dunia Akhirat? Ikuti Empat Pesan Rasulullah Ini […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.

/*
<\/div>
<\/div>
<\/div>
<\/div>
<\/div>
<\/div>
<\/div>
<\/div>
<\/div><\/div>"}; /* ]]> */