#20 Ikatan Saudara (Wulangreh Tembang Pucung)

0 264

IKATAN SAUDARA

Sri Pakubuwono IV menggambarkan hubungan antar saudara dalam keluarga seperti buah “pucung”. Ketika masih muda, biji-bijinya menyatu, tapi jika sudah berusia tua akan berpisah. Justru metafora ini untuk selalu mengingatkan kita agar tidak gampang berpisah, meskipun antar saudara tidak tinggal satu rumah lagi. Demikian digambarkan dalam Wulangreh bagian tembang Pucung. Tembang Pucung sendiri memiliki karakter “sembrana parikena” atau “sekenanya”, atau yang penting “masuk pak eko..”. Hehehe..

Ngaji bersama mas Suraji : 20 Ikatan Saudara (Wulangreh Tembang Pucung)
#Java #Islam #Tradisi

Leave A Reply

Your email address will not be published.