Gus Shalah yang Saya Kenal, Masya Allah…

0 185

Oleh: KH. Cholil Nafis, dai dan pengasuh pesantren.

Saya mengenal KH. Shalahuddin Wahid (Gus Shalah) sejak mahasiswa saat jadi Ketua PMII Jakarta Pusat. Berawal dari sebagai aktifis dan al-Marhum mendirikan di Forum Indonesia Satu (FIS). Beberapa pertemuan saya ikut diskusi dan berlanjut dengan join kegiatan

Secara pribadi saya menganggap beliau seperti Bapak asuh saya. Sejak saya masih kukiah di UIN Syarif Hidayatullah al-Marhum membantu pembayaran SPP . Saat pernikahan saya, al-Marhum yang mengantarkan sebagai orang tua kepada orang tua istri. Bahkan saat saya merintis pesantren, al-Marhum terlibat dalam mensuport mental, memberi ide segar dan menyumbang secara finansial.

Yang saya kenal dan pelajaran dari al-Marhum adalah komitmen pada idealisme, teguh pada kebenaran dari manapun datangnya dan rendah hati (tawadhu’).

Suatu saat kami berdiskusi tentang suatu masalah yang dilakukan oleh kelompok luar dan jadi saingan, dan sebagian teman ada yang mencibir karena hal itu dilakukan oleh pihak yang sementara ini bersebrangan dan menyerang perjuangan teman-teman. Namun al-marhum meresponsnya tetap jernih dapat memilah mana yang baik dan mana yang buruk meskipun dilakukan oleh lawan/saingan.

Kini al-marhum KH. Shalahuddin Wahid telah pulang ke rahmatullah dengan tenang dan beristirahat di sisi-Nya. Mudah-mudahan diampuni semua dosanya dan diterima seluruh amalnya. Amin ya Rab Al-fatihah.

Leave A Reply

Your email address will not be published.